Bersihkan Sampah, Sayangi Bumi by Titik Nuraini

Permasalahan sampah di Indonesia masih menjadi isu yang serius, meskipun sudah sejak 10 tahun lalu ditetapkannya Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, tetapi masih banyak saja pengeloaan sampah di kota-kota yang belum memperhatikan teknik dan metode pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan menimbulkan dampak negative bagi lingkungan hidup dan juga bagi kesehatan masyarakat di Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Bakar terus berupaya mewujudkan pengelolaan sampah nasional yang baik dan berkelanjutan sesuai mandat dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan serta Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dengan mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda Indonesia untuk bergerak bersama menuju Indonesia bersih dari sampah.

Hal ini dijadikan momentum pada Hari Peduli Sampah Nasional 2018 (HPSN) sebagai waktu yang tepat dalam melakukan corrective action dalam pengelolaan sampah nasional melalui kerja bersama antara Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat/komunitas/LSM dan dunia usaha untuk mewujudkan Indonesia bersih sampah 2025. Adapun target yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah melalui pengurangan timbunan sampah 30% atau 20,9 juta ton dan penanganan sampah mencapai 70% atau 49,9 juta ton di tahun 2025.

Kegiatan Peluncuran Peringatan HPSN di Gedung KLHK pada Sabtu (20/1) Menteri Siti Nurbaya menyampaikan bahwa tujuan peringatan HPSN 2018 adalah sebagai bentuk penyadaran masyarakat Indonesia dan membangun kepedulian kolektif serta optimisme bersama dari pemangku kepentingan untuk mewujudkan gerakan kolaboratif kerja bersama dalam pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan melalui pemberdayaan sampah sebagai sumberdaya baru terbarukan dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan beberapa kegiatan yang mengajak ratusan siswa-siswi untuk menjaga lingkungan dalam bentuk kegiatan menulis jurnalistik sesuai tema yang dipilih oleh siswa SMP dan SMA yang ikut serta. Selain itu juga ada lomba menggambar bagi siswa SD dan juga diskusi tentang pengelolaan bank sampah kepada para pengelola bank sampah yang diundang.

Sebagai rangkaian kegiatan HPSN 2018 yang sebagai Titik kulminasi dalam membangun gerakan peduli sampah secara berkelanjutan, Gerakan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) adalah sebagai kegiatan utamanya. Melalui surat edaran Menteri LHK Nomor SE.1/MenLHK/PSLB/PLB.0/1/2018 melalui kegiatan sosialisasi kebijakan dan program pengeloaan sampah; gerakan kebersihan di kantor pemerintah hingga desa/kelurahan, pelabuhan udara, laut, sungai, pasar tradisional, kompleks dan kawasan pemukiman, pelaksanaan car free day tanpa sampah, dan pelaksanaan terkait kampanye pilkada tanpa sampah (less waste event); fasilitas kegiatan bersama masyarakat dalam upaya gotong royong bersih sampah maupun dalam pembangunan inovasi tata kelola dan teknologi pengelolaan sampah.

Menteri Ibu Siti Nurbaya mengingatkan kembali agar semua kalangan ikut berpatisipasi dalam gerakan TBBS ini dengan semangat “Bersih, bisa koq” dan dimulai pada tanggal 21 Januari hingga 21 April 2018. (*)

Penulis : Ketua KPKL Pekalongan tinggal di Jakarta.

Please like and share..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*