Bendahara Ikuti SIMRAL

oleh

PEKALONGAN – Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL) mencakup semua proses dalam perencanaan, penganggaran dan pengelolaan keuangan dan kegiatan pembangunan di pemerintah. Atas dasar itu Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Aplikasi SIMRAL untuk peningkatan pengelolaan keuangan daerah di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Kamis (1/11).

Sosialisasi yang diikuti oleh bendahara Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Kelurahan dan kecamatan se-Kota Pekalongan ini menghadirkan narasumber Ketua STIE Muhammadiyah Pekalongan, Sobrotul Imtikhanah SE MSi.

Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso menekankan, pelaporan keuangan saat ini perlu dibantu dengan pengelolaan Informasi dan Teknologi. Teknologi sudah semakin berkembang, dan sejak tahun 2012 Kota Pekalongan sudah memakai Simral. “Pelatihan dan sosialisasi ini sangat penting dilakukan mengingat teknologi sering mengalami perubahan dan senantiasa berkembang. Di samping itu regulasi undang-undang selalu ada perbaikan, kemudian perbaikan SOP yang membuat IT harus selalu menyesuaikan,” ungkap Budi.

Dikatakan, yang harus dipahami adalah IT-nya yang berpedoman kepada regulasinya, apalagi untuk pelaporan keuangan tentu harus memahami teknis keuangan dan kesesuaian konsepnya. “Sosialisasi kali ini Dinkominfo Kota Pekalongan ingin menambah wawasan terkait teori penataan keuangan daerah yang sesuai dengan konsep dan regulasinya,” papar Budi.

Ketua STIE Muhammadiyah Pekalongan, Sobrotul Imtikhanah mengungkapkan bahwa banyak yang membuat laporan tanpa mengetahui alur bisnisnya.”Sering kali hanya paham dengan sistem tanpa memahami alur bisnis pengelolaan akuntansi level SKPD,” katanya.

Imtikhanah menjelaskan pengelolaan akuntansi, pelaporan keuangan di tingkat SKPD seperti penyusunan realisasi anggaran. “Dengan sosialisasi ini harapan saya tidak terjadi salah catat dalam pelaporan, dan bendahara di OPD, Kelurahan, dan kecamatan se-Kota Pekalongan dapat memahami alur bisnis laporan keuangan,” pungkasnya. (*)