APK Sia Sia, Kinerja KPU dipertanyakan

oleh

PEKALONGAN – Upaya KPU Kota Pekalongan fasilitasi Alat peraga kampanye (APK) untuk peserta Pemilu 2019 sepertinya sia sia.
Pasalnya, APK buatan KPU tak dimanfaatkan oleh Partai Politik peserta Pemilu. Padahal tiap partai mendapatkan 10 Baliho dan 16 spanduk. Sementara tim pemenangan Capres Cawapres dan DPD masing masing juga dapat APK dari KPU dan mayoritas belum dipasang. Dari pantauan Bawaslu yang terpasang cuman 7 APK.
“Ini jadi catatan penting bagi KPU Kota Pekalongan terkait fasilitas APK, ” tegas Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bidang SDM Informasi dan data Bambang Sukoco dalam konferensi pers Jumat (4/1).
Selain itu Bambang juga menyesalkan atas lemahnya kinerja KPU Kota Pekalongan. Dimana selama proses penyusunan daftar pemilih masih terdapat banyak pemilih bermasalah. “Misalnya pemilih potensial yang seharusnya tercatat didaftar pemilih, nyatanya tak terdaftar. Sebaliknya pemilih yang tak memenuhi syarat justru tertera, ” katanya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Sigiharto mencermati kenaikan jumlah pemilih baru yang signifikan pada saat DPT. Jumlah pemilih baru tercatat 9.258 orang. Anehnya, meski jumlahnya signifikan, KPU hanya menambah 1 TPS dari 853 menjadi 854 TPS. “Yang terjadi akhirnya banyak TPS yang jumlah pemilihnya mendekati maksimal yakni 300 orang. Ada pula beberapa TPS jumlah pemilihnya tepat 300 orang. Ini berpotensi lamanya waktu saat pemungutan dan penghitungan suara,” katanya. (*)