90 Kantong Beras Miskin Di Desa Boyoteluk Raib digondol Maling

oleh

PEKALONGAN – Sebayank 90 kanton beras miskin yang belum di bagi ke warga raib dicuri, kejadian ini terjadi Selasa (24/7) dini hari kemarin. Beras dengan berat sepuluh kilogram perkanton ini belum sempat di bagikan ke penerima dan saat ini para warga miskin terpaksa gigit jari karena belum ada kejelasan kapan beras itu akan di ganti oleh pihak terkait. Menurut penuturan salah satu perangkat desa Boyoteluk Yahya, kejadiannya di duga Selasa dini hari “menurut dugaan kami pencurian terjadi sekitar jam tiga Selasa pagi. Pencuri masuk dengan membobol pintu samping, sampai meja tenis juga rusak,” jelasnya.

Pagi harinya sekitar jam 06:00 seorang warga yang berjualan sayur kebetulan lewat dan melihat pintu samping balai desa terbuka , “salah seorang warga kami melapor ke perangkat kalau pintu samping balai desa terbuka. Kami langsung datang ke balai desa, baru di ketahui kalau beras yang kami letakan di kantor balai desa hilang,” paparnya. Total beras yang hilang sekitar sembilan ton pasalnya satu kantongnya berisi sepuluh kilogram beras. “Kami langsung melaporkan ke Polsek setempat dan sudah dilakukan pengecekan oleh petugas, dari Dinas Sosial juga sudah kami lapori dan sudah datang kesaini,” lanjut Yahya. Namun hingga Selasa (31/7) belum ada kejelasan apakah beras tersebut oleh Dinas Sosial atau oleh Bulog.

Semntara itu Staf Gudang Bulog Wiradesa Arif, saat di konfirmasi tentang hal ini via handphonya mengatakan, itu bukan menjadi tanggung jawab gudang Bulog, “tugas kami Cuma mengantarkan sampai balai desa, dan jika sudah di terima oleh pihak desa serta di lakukan penadatangangan BAST itu di luar tanggung jawab Bulog,” jelasnya. Arif menambahkan untuk keterangan lebih lanjut sebaaiknya di tanyankan ke pihak Dinas Sosial, “sebainya konfirmasi ke pihak Dinas Sosial untuk tindakan lebih lanjut dari kejadian ini,” lanjut Arif (kermit)