7 PPK-PPS Mengundurkan Diri

oleh

PEKALONGAN – Arif Sulistiyono dan Ardiansyah membantah dirinya diberhentikan apalagi dipecat dari anggota PPS. Pasalnya, sebelum direkomendasikan oleh Panwas maupun KPU, pihaknya sudah mengundurkan diri. “Kami bukan diberhentikan namun mengundurkan diri begitu tahu ada aturan yang mengatur tentang larangan anggota Parpol jadi PPS,” kata Ardiansyah bersama Arif Sulistiyono.

Keduanya mengaku tidak punya maksud apapun apalagi menguntungkan salah satu parpol. Mengingat pihaknya hanya ingin mengabdikan diri untuk sukseskan Pilgub. “Tak ada niat sedikitpun untuk untungkan salah satu calon atau Parpol tertentu. Namun karena ada syarat tersebut dengan kesadaran sendiri kami mundur,” tandas keduanya.
Perlu diketahui, Ardiansyah sempat lolos sebagai anggota PPS Podosugih Kecamatan Pekalongan Barat dan Arif Sulistiyono adalah PPS Klego Kecamatan Pekalongan Timur. Pernyataan kedua orang tersebut yang bisa disebut mewakili 7 orang terbukti benar. Karena KPUD Kota Pekalongan belum memberhentikan mereka.
Pasalnya, kepada sejumlah wartawan Ketua KPUD Kota Pekalongan mengaku kaget dengan kejadian ini. Sebab pada saat jadwal tanggapan publik terhadap para calon yang lolos anggota PPK dan PPS tidak ada satupun masukan dari masyarakat.
Namun demikian KPUD  akan segera mengklarifikasi permasalahan ini dan mengecek kebenaranya pada yang bersangkutan. Bagi mereka yang terbukti melanggar aturan, maka KPU akan segera memberhentikan dan melakukan perggantian. “Jika terbukti, segera kita berhentikan dan secepatnya kita ganti. KPU akan segera rapat pleno membahas persoalan ini,” ujar Ketua KPUD Pekalongan, Basyir Selasa kemarin. (*)