Wah, 1900 Batang Rokok Ilegal Di Razia

oleh

PEKALONGAN – Rokok illegal ternyata masih digemari masyarakat. Setidaknya ini yang terlihat dalam razia gabungan Satpol PP dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Polres Kota Pekalongan, dan Kejaksaan Negeri Rabu kemarin terhadap rokok illegal diwilayah Sampangan Pekalongan Timur.
Pasalnya, dalam Razia tersebut ditemukan adanya penjual yang menyimpan rokok illegal siap edar diwarung nya. Praktis, temuan rokok illegal langsung disita petugas. Jumlahnya cukup banyak yakni 1900 batang.

Kepala Bidang Penegakan Perda, Nur Sobah mengungkapkan temuan tim sebanyak 1.900 batang rokok ilegal di salah satu toko kelontong di Sampangan. “Perbandingan tahun 2017 dan 2018 yakni pada tahun 2017 temuan sebanyak 36.000 batang. Untuk temuan tahun 2018 sampai bulan Desember ini sebanyak 11.346. Artinya ini mengalami penurunan yang signifikan,” ungkap Nur.

Menurut Nur, penurunan temuan rokok ilegal ini karena masyarakat mulai sadar bahaya mengonsumsi rokok ilegal dan sanksi pengedarnya. Satpol PP Kota Pekalongan akan terus sosialisasikan rokok ilegal agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. “Penertiban kali ini kewenangan kami memberikan pembinaan, di samping juga edukasi bagi para pengusaha dan pedagang rokok,” terang Nur.

Sementara itu, Kasubsi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Pekalongan, Gatut Susatya mengatakan pihaknya tidak akan berhenti untuk menindak peredaran tembakau tanpa cukai. Hal tersebut berdasarkan UU no 39 tahun 2007 tentang Cukai. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjual, mengkonsumsi, dan mengedarkan rokok ilegal karena harga yang dibayarkan tidak sepadan dengan bahayanya,” tegas Gatut.

Usai operasi ini, tindakan lanjutan yakni penyerahan dari Satpol PP ke Bea Cukai untuk diajukan ke pusat. (*)